KETERANGAN DARI KATA-KATA MUTIARA DI BAWAH INI
وَلَدَتْكَ أُمُّكَ يَبْنَ اآدَمَ بَاكِيًا
وَالنَّاسُ حَوْلَكَ يَضْحَكُوْانَ سُرُوْرًا
إِحْرِصْ عَلَي عَمَلٍ تَكُوْنُ بِهِ إِذًا
يَبْكُوْنَ حَوْلَكَ ضَاحِكاًمَسْرُوْرًا
Kata mutiara ini, menerangkan tentang kehidupan kita pertama kali menginjakkan kaki ke bumu, sampai kita mati .
Bait yang pertama dan yang ke dua{2}, menjelaskan tentang kehidupan kita yang pertama kali di bumi. Kalau seandainya ibu kita melahirkan kita ke bumi, karena merasa senang yang tak terbatas karena kehadiran kita, maka orang yang berada di sekeliling kita akan tertawa/tersaenyum menyambut kehadiran kita.
Bagai mana dengan bayi yang di lahirkan?
keadaan bayi saat itu hanyalah bisa menangisa dengan sekuat-kuatnya. Karena selain menangis , bayi yang di lahirkan tidak bisa berbuat apa-apa selain menangisa semenjadi- jadinya.
Bait yang ke{3] dan ke{4}, menjelaskan tentang kehidupan sang bayi yang sudah menginjak dewasa. Di dalam kehidupan kita yang singkat ini, senantiasalah kita berbuat kebajikan. Karena seandainya kita berbuat demikian, kalau seandainya kita mati, kematian kita akan di tangisi oleh orang banyak. Timbul lah pertanyan yang sederhana.
Mengapa orang menangisi kematian kita?
Karena di dalam kehidupan kita, selalu menebarkan kebajikan kepada oarang banyak. Denagn merasa sedih orang selalu kita tebarkan kebaikan, akan merasa kehilangan kebaikan tersebut. Bagai mana dengan kita?
Keadan kita yang saat di tangisi oaleh orang banyak, akan tertawa dengan senangnya.
Nasehat
Marilah senantiasa, kita manfaatkan kehidupa yang bersifat sementara ini dengan memperbanyak berbuat kebaikan. Insya Allah, kalau seandainya kita berbuat demikian, maka kita akan merasakan balasannya di akhirat kelak.
ُمَنْ يَزْرَعُ يَحْصُد
"Barang siapa yang menanam pasti ia akan menuai{memetik hasilnua}"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar